Sirah Nabawi bag. 3
Wednesday, February 24, 2016 | Irwan_Koq
ISRA MI'RAJ
Isro Mi'roj adalah peristiwa dimana Nabi diperjalankan Alloh dari Masjidil Harom (Mekah) menuju Masjidil Aqsho (Palestina) dalam waktu semalam. Kemudian dilanjutkan dari Masjidil Aqsho menuju langit ketujuh untuk bertemu Alloh SWT. Nabi SAW ditemani Jibril menggunakan kendaraan Buroq (semacam kuda terbang) yang memiliki kecepatan yang luar biasa.
Dalam peristiwa ini Nabi bertemu para nabi terdahulu di atas langit. Kemudia Nabi langsung dihadapkan langsung kepada Alloh untuk menerima kewajiban sholat lima waktu. Hal ini menunjukkan agungnya kewajiban sholat sampai Alloh langsung memanggil beliau tanpa melalui Malaikat Jibril sebagaimana kewajiban-kewajiban lainnya. Sejak saat itu diwajibkan sholat lima waktu.
Dari kejadian tersebut semakin berimanlah orang-orang beriman, dan semakin kafirlah orang-orang kafir. Mereka menyangka bahwa hal tersebut suatu peristiwa yang tidak masuk akal. Bahkan mereka menganggap Nabi sudah tidak waras lagi. Perkataan cacian dan ejekan dilontarkan untuk menghina Nabi karena peristiwa tersebut tidak masuk akal. Namun hal tersebut tidak menggentarkan Nabi dan para sahabat. Pelajaran yang bisa kita ambil adalah bahwa kewajiban bagi seorang Muslim adalah beriman dengan semua yang dikabarkan Nabi dari perkara yang ghaib. Tidak semua yang tidak masuk akal kita berarti tidak benar. Dan tidak semua yang tak terlihat berarti tidak ada. Akal manusia sangat terbatas dan tidak bisa memahami hal-hal yang ghaib. Oleh karena itu sikap terbaik adalah beriman dan menyerahkan perkara yang ghaib pada Alloh semata.
0 comments:
Post a Comment